
Minggu sore di kawasan Benhil (Bendungan Hilir), Jakarta Pusat, lalulintas ramai lancar.
Motor butut milik King yang membocengi Sahlan terparkir di depan studio musik di bilangan Benhil tersebut. Sementara sedan mewah milik Inara parkir di samping kirinya.
King, Sahlan, dan Inara sedang latihan musik di studio yang disewa per jam.
Studio musik itu sudah lama beroperasi. Band-band sebelum kondang, seperti Ungu, sering latihan di studio musik ini.
KingSlan Band yang digawangi King, Sahlan, dan Inara menyanyikan lagu lawasnya Guns N’ Roses (GNR), November Rain dan lagu lainnya.
Mereka akan mengikuti ajang pencarian bakat di salah satu TV swasta yang khusus kali ini mencari talenta-talenta musisi dari band berbagai genre musik.
“Mantabs, Bro. Keren. Bagus banget kalian bawain lagu-lagu Guns N’ Roses. Gue rasa KingSlan Band bakal jadi jawaranya,” puji Om Pram, penanggung jawab studio musik, sambil tepuk tangan.
“Thanks banget, Om. Makasih sama support -nya. Mudah-mudahan kami juaranya,” kata King, Sahlan, dan Inara.
“Om salut sama kalian yang senang sama musiknya Guns N’ Roses. Padahal kalian kan dari gen z. Lagu-lagunya Guns N’ Roses, itu jamannya ortu kalian,” lanjut Om Pram.
King, Sahlan, dan Inara tertawa lepas sambil mengangguk-anggukkan kepala. Mereka saling pandang dan tertawa lagi. Bahagia banget suasananya.
Guys, kalo ngebahas Guns N’ Roses (GNR), gen z pikir itu adalah band rock legendaris jaman ortunya atau kakek-neneknya, gitu kali, ya.
Waduuuhhh, jangan salah, bro.
Musiknya si Axl Rose dan Slash itu, ga ada matinya karena sering wara-wiri dipake untuk backsound konten TikTok dan Reels.
GNR memang udah berjaya sejak era tahun 80-an, tapi beberapa lagunya punya vibe yang masih akrab di kuping anak jaman now.
Soalnya, tembang lawas GNR sering banget digunakan buat soundtrack film superhero atau karena melodinya yang aesthetic.
Jadi lagu-lagunya memang keren dan tetap digemari siapa aja dan dari generasi tua-muda yang hobi musik.
Nah, tembang GNR yang ngehitz seperti Sweet Child O’ Mine, Welcome to the Jungle, dan November Rain, akan memanjakan para fansnya.
Dalam rangkaian tur dunia GNR, lagu-lagu tersebut akan dipersembahkan buat didengerin fans beratnya di Jakarta pada 21 November 2026.
Sebelumnya, GNR pernah datang ke Jakarta tahun 2012, terus muncul lagi tahun 2018.
Hmmm, dikonser GNR November 2026 nanti, bakalan seru dan mantabs, nih, guys.
Yuk, kita nge- headbang bareng si Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan.

Puncak Popularitas
GNR adalah grup musik hard rock legendaris asal Los Angeles, Amerika Serikat, yang dibentuk tahun 1985.
Dikenal dengan perpaduan riff gitar yang garang, vokal bertenaga, dan gaya hidup rock & roll yang ekstrem, mereka menjadi salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia.
Formasi klasiknya dikenal dengan formasi legendaris yang terdiri dari Axl Rose (Vokal), Slash (Gitar Utama), Izzy Stradlin (Gitar Ritme), Duff McKagan (Bass), dan Steven Adler (Drum).
Hingga sekarang, yang menjadi “motor” utama band ini, masih digawangi oleh trio inti Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan.
GNR mengusung genre
hard rock, heavy metal.
Puncak kesuksesannya di era 1987-1992.
GNR merajai puncak popularitas global pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an.
Album debut mereka, Appetite for Destruction (1987), mencatat rekor sebagai album debut terlaris sepanjang masa.
Kesuksesan ini berlanjut dengan perilisan mega-album ganda Use Your Illusion I & II tahun 1991.
Lagu legendarisnya terus dikenang lintas generasi, selain Sweet Child O’ Mine, Welcome to the Jungle, November Rain, juga Paradise City dan Don’t Cry. (bang iz)

Komentar